Pola Hidup Sehat Tips Kecantikan Tips Jerawat
Cerita Lucu Lirik Lagu Gosip Artis Kata Mutiara Bijak Kumpulan Puisi
Bisnis Online Lowongan Kerja Peluang Usaha
Soal Matematika Tugas Sekolah
Resep Masakan Cara Membuat Blog Tips Blog Informasi Tips Rambut Fakta Unik Personal Blog
Saturday, January 28, 2012 | 6:57 PM | 1 Comments

Jenis Kandungan Nutrisi Makanan

Hasil laporan untuk praktek biologi tentang mengetahi jenis kandungan nutrisi pada beberapa makanan

A.      Judul Pengamatan                  : Mengetahui Jenis kandungan Nutrisi  Dari Beberapa Makanan Pokok
B.      Tujuan Pengamatan               : Untuk mengetahui jenis kandungan nutrisi dari beberapa bahan makanan pokok.
C.      Rumusan Masalah                   : Apakah terdapat perbedaan kandungan nutrisi pada beberapa bahan makanan?
D.      Landasan Teori                         :
1.   
    Karbohidrat ( Amilum )
Karbohidrat tersusun atas unsur C,H, dan O, karbohidrat membentuk monosakarida, disakarida dan polisakarida.
Fungsi karbohidrat :
1. Sebagai sumber energi
2. Bahan pembentuk protein dan lemak
3. Menjaga keseimbangan asam dan basa
Jika bahan makanan tersebut mengandung amilum, apabila ditetesi lugol maka warnanya berubah menjadi biru sampai hitam.
2.        
Gula
Gula (glukosa) juga termasuk kedalam karbohidrat, yang tersusun dari unsur-unsur C,H,O. Gula merupakan salah satu jenis monosakarida yang memiliki 6 atom C (heksosa). Gula umumnya
bersifat manis dan mudah larut dalam air.
Jika bahan makanan tersebut mengandung gula apabila ditetesi fehling A dan B maka warnanya
berubah menjadi hijau sampai orange.
3.        
Protein
Protein tersusun atas unsur-unsur C, H, O, N dan asam amino, serta kadang-kadang juga
mengandung unsur S dan P. Asam amino dibagi menjadi dua yaitu, asam amino esensial (yang
tidak dapat dibuat sendiri oleh tubuh) dan asam amino non esensial (yang dapat dibuat sendiri oleh tubuh)
Fungsi Protein :
1. sebagai zat pembangun
2. sebagai sumber energi
3. pengganti sel-sel yang rusak
4. mempertahankan viskositas (kekentalan) darah
Jika bahan makanan tersebut mengandung protein , apabila ditetesi biuret maka warnanya akan berubah menjadi ungu.
4.       
 Lemak
Lemak tersusun atas unsur C, H, O. Lemak merupakan ester dari asam lemak dengan gliserin yang membentuk trigiserida.
Fungsi lemak :
1. sebagai sumber energi
2. pelarut Vitamin A, D, E, K dan Zat lain
3. pelindung alat-alat tubuh yang vital
4. salah satu bahan penyusun Hormon dan Vitamin
Bahan makan yang mengandung lemak apabila ditetesi etanol maka akan terbentuk emulsi putih keruh. Jika pada kertas buram terbentuk noda saat diterawang, maka makanan yang diuji tersebut mengandung lemak.

E.       Hipotesis                    : Terdapat perbedaan kandungan nutrisi pada beberapa bahan makanan.

F.       Eksperimen
1.       Alat dan Bahan
a.       Rak tabung reaksi
b.      Tabung reaksi 6 buah
c.       Penjepit tabung reaksi
d.      Gelas kimia
e.      Pipet tetes
f.        Penjepit tabung reaksi
g.       Bunsen
h.      Air
i.         Larutan biuret
j.        Larutan lugol
k.       Larutan Fehling A dan Fehling B
l.         Kertas buram
m.    Bahan makanan :
1)      Larutan beras
2)      Larutan tempe
3)      Larutan tahu
4)      Larutan daging
5)      Minyak

2.       Cara Kerja
Uji dengan larutan lugol
1.    Siapkan bahan – bahan makanan yang akan diujikan.
2.    Kemudian, siapkan tabung reaksi dan alat – alat lainnya.
3.    Setelah tabung reaksi disiapkan, masukkan secukupnya bahan – bahan makanan yang akan diujikan pada tabung reaksi.
4.    Setelah siap lalu tetesi masing – masing bahan makanan dengan larutan lugol
5.    Amatilah , apakah ada perubahan warna atau tidak?
6.    Apabila terjadi perubahan warna biru sampai hitam setelah ditetesi larutan lugol maka bahan makanan tersebut positif mengandung zat amilum.

Uji dengan larutan biuret
3.       Lakukan kegiatan uji dengan larutan biuret sama seperti kegiatan uji dengan larutan lugol.
4.       Siapkan bahan – bahan makanan yang akan diujikan.
5.       Kemudian , siapkan tabung reaksi dan alat – alat lainnya.
6.       Setelah tabung reaksi disiapkan, masukkan secukupnya bahan – bahan makanan yang akan diujikan pada tabung reaksi.
7.       Setelah siap lalu tetesi masing – masing bahan makanan dengan larutan biuret.
8.       Amatilah , apakah ada perubahan warna atau tidak?
9.       Apabila terjadi perubahan warna ungu setelah ditetesi larutan lugol maka bahan makanan tersebut positif mengandung zat protein

Uji dengan larutan fehling A dan B
1.       Siapkan bahan – bahan makanan yang akan diujikan.
2.       Kemudian, siapkan tabung reaksi dan alat – alat lainnya.
3.       Setelah tabung reaksi disiapkan, masukkan secukupnya bahan – bahan makanan yang akan diujikan pada tabung reaksi.
4.       Setelah siap lalu tetesi masing – masing bahan minuman dengan larutan fehling A terlebih dahulu setelah ditetesi aduk campuran larutan tersebut dan setelah itu tetesi larutan fehling B kemudian aduk lagi.
5.       Setelah masing – masing selesai ditetesi kemudian hidupkan api pada pembakar spirtus.
6.       lalu jepitlah campuran larutan tersebut dengan penjepit
7.       tabung reaksi kemudian panaskan pada api dan tunggu lah sampai berubah warnanya.Lakukan kegiatan 7 pada campuran larutan yang belum dipanaskan. 
8.       Amatilah , apakah ada perubahan warna atau tidak ?
9.       Apabila terjadi perubahan warna orange dan orange ada nedapan merah bata setelah ditetesi larutan fehling A dan B maka bahan makanan tersebut positif mengandung zat gula (glukosa).

Uji dengan kertas buram
1.       Siapkan bahan – bahan makanan yang akan diujikan.
2.       Kemudian, siapkan kertas buram.
3.       Tetesi kertas buram dengan larutan-larutan makanan tersebut dengan tempat terpisah.
4.       Tunggu beberapa saat, amati perubahannya.
5.       Jika kertas transparan, maka larutan yang ditetesi pada kertas tersebut positif mengandung lemak.

G.     Data Hasil Pengamatan
No
Bahan
Lugol
Biuret
FA +FB
Kertas
Etanol
1.
Larutan Beras
Biru
Biru
(Tetap)
Hijau
Tidak Transparan
Tidak Ada Emulsi
2.
Larutan Daging
Kuning
(Tetap)
Ungu
Biru pekat
Tidak Transparan
Tidak Ada Emulsi
3.
Larutan Tahu
Kuning
(Tetap)
Ungu
Ungu
Tidak Transparan
Tidak Ada Emulsi
4.
Larutan Tempe
Abu
Ungu
Hijau
Tidak Transparan
Tidak Ada Emulsi
5.
Susu
Tetap
Ungu
Orange
Tidak Transparan
Tidak Ada Emulsi
6.
Minyak
Tetap
Tetap/mengendap
Biru
Transparan
Ada Emulsi

H.      Pembahasan
1.      
Pengujian Amilum
Dari data pengamatan diperoleh bahwa makanan (nasi dan susu) berwarma biru kehitaman saat ditetesi larutan lugol yang encer. Hal ini disebabkan karena makanan tersebut mengandung karbohidrat (amilum) yang bereaksi dengan larutan tersebut. Sehingga bahan makanan tersebut berwarna hitam.
2.        
Pengujian Glukosa
Dari data pengamatan diperoleh bahwa bahan makanan (nasi ,susu,) berwarna oranye disaat ditetesi Fehling A dan B,yang kemudian dinaikkan suhunya. Hal ini disebabkan karena bahan makanan tersebut mengandung glukosa (gula) yang bereaksi dengan larutan tersebut. Sehingga bahan makanan tersebut berwarna ungu.
3.     
  Pengujian Protein
Dari data pengamatan diperoleh bahwa bahan makanan (tempe, susu, dan daging) berwarna ungu disaat ditetesi larutan biuret. Hal ini disebabkan karena bahan makanan tersebut mengandung protein yang bereaksi dengan larutan tersebut. Sehingga bahan makanan tersebut berwarna ungu.
4.      
Pengujian Lemak
Dari data pengamatan dipeoleh bahwa bahan makanan (minyak) ketika di jemur diatas kertas buram setelah beberapa menit, kertas buram tersebut menjadi transparan. Jika pada kertas buram terbentuk noda saat diterawang, maka makanan yang diuji tersebut mengandung lemak. Selain itu ,jika suatu bahan makanan (minyak) jika ditetesi etanol,dan terdapat emulsi putih keruh ,maka bahan makanan tersebut positif mengandung lemak.
Pada pengujian bahan makanan tersebut, terdapat bahwa dalam satu bahan makanan, dapat memiliki lebih dari satu kandungan gizi. Misalnya susu yang sekaligus mengandung protein, amilum, glokusa, dan protein

I.        Kesimpulan
Bahwa dengan mencampurkan bahan makanan dengan larutan lugol, fehling A dan B, dan Reagen Biuret akan membuat bahan makanan tersebut berubah warna. Bila bahan makanan tersebut berubah warna menjadi ungu berarti bahan makanan tersebut mengandung protein, bila berwarna orange maka bahan makanan tersebut mengandung glukosa, dan bila berwarna biru pekat sampai hitam maka bahan makanan tersebut mangandung Amilum.

1 comments:

Ghifari Rp said...

Good Post !! Semangat terus bang admin !!

Post a Comment

 
Copyright Blog Tugas Sekolah © 2010 - All right reserved - Using Blueceria Blogspot Theme
Best viewed with Mozilla, IE, Google Chrome and Opera.